Hiduplah seperti Tukang Parkir
Hidup itu enaknya seperti tukang parkir. Biar banyak mobil mewah parkir di tempatnya, dia gak sombong. Saat mobilnya pergi satu demi satu bahkan sampai habis, dia gak sedih.
Hidup itu enaknya seperti tukang parkir. Biar banyak mobil mewah parkir di tempatnya, dia gak sombong. Saat mobilnya pergi satu demi satu bahkan sampai habis, dia gak sedih.
Bacaan : 1 Raja-raja 19 : 11 – 18 oleh Charles Manurung Sore di Krajan 24 Mei 2009 Ketika Allah berbicara pada Elia di gunung Horeb, Dia dapat saja melakukanNya dalam rupa angin, gempa, atau api, tetapi itu tidak dilakukanNya. Allah justru “berbicara” dalam rupa “angin sepoi-sepoi basa” (1 Raja-raja 19:12)